• Join Us on Google Plus!

Sabtu, 14 Januari 2017

TOOLS UNTUK MELAKUKAN AUDIT TI

Januari 14, 2017 // by Unknown // No comments



Selain Cobit berikut tools untuk melakukan Audit TI
·        ACL (Audit Command Language)
ACL adalah sebuah software yang dirancang secara khusus untuk menganalisa data dan menghasilkan laporan audit baik untuk pengguna biasa (common/ nontechnical users)  maupun pengguna ahli (expert users).
ACL dapat membaca data dari berbagai macam sistem yang terbentang mulai dari model sistem mainframe lama hingga ke relational database modern. ACL adalah aplikasi yang hanya ‘read-only’, ACL tidak pernah mengubah data sumber asli sehingga aman untuk menganalisis jenis live-data.
·        PICALO
Pencipta Picalo adalah Prof. Conan C. Albrecht dari Brigham Young University. Picalo adalah sebuah aplikasi data analisis yang cocok untuk auditor, pemeriksa fraud, data miner, dan data analisis lainnya. Fokus aplikasi Picalo pada pendeteksian terhadap fraud, korupsi dan untuk mendapatkan data dari database perusahaan. Picalo juga merupakan dasar untuk sebuah sistem otomasi pendeteksi fraud.
Aplikasi ini dapat disetarakan, bahkan klaim dari pembuatnya dalam beberapa hal lebih unggul, bila dibandingkan dengan aplikasi CAATs yang berbasis komersial lain seperti ACL ataupun IDEA yang berjalan pada platform Windows.
·        Powertech Compliance Assessment
Merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah server AS/400.
·        Nipper
Merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router.
·        Nessus
Nessus merupakan sebuah vulnerability assessment software. Sebuah software yang digunakan untuk mengecek tingkat vulnerabilitas suatu sistem dalam ruang lingkup keamanan yang digunakan dalam sebuah perusahaan
·        Metasploit Framework
Metasploit Framework merupakan sebuah penetration testing tool yang merupakan perangkat lunak yang dapat membanttu keamanan dan sifat profesionalisme teknologi informasi seperti melakukan identifikasi masalah keamanan, verifikasi kerentanan, dapat melakukan scanning aplikasi website, dan rekayasa sosial.
·        NMAP
NMAP merupakan open source utility untuk melakukan security auditing. NMap bersifat open source yang digunakan untuk audit dalam hal keamanan. Sistem dan administrator menggunakan perangkat lunak ini sebagai persediaan jaringan, mengelola jadwal layanan untuk upgrade, jenis firewall apa yang sedang digunakan, dan lain-lain. NMap berjalan pada semua sistem operasi dan paket biner seperti Linux, serta dapat melakukan transfer data secara fleksibel.
·        Wireshark
Wireshark merupakan network utility yang dapat dipergunakan untuk meng-capture paket data yang ada di dalam jaringan komputer. Wireshark adalah jaringan terkemuka pada analyzer protocol. Perangkat ini dapat membantu dalam melakukan penangkapan dan interaksi dalam penelusuran lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer.

Sumber :
http://syatantra.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/37321/Audit+IT.ppt

Control Objective for Information and related Technology (COBIT)

Januari 14, 2017 // by Unknown // No comments



                  Dikeluarkan dan disusun oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA (Information Systems Audit and Control Association) pada tahun 1996.COBIT sudah diterbitakan sebanyak 5 versi dimana versi 1 pada tahun 1996, versi 2 pada tahun 1998, versi 3 pada tahun 2000, versi 4.0 pada tahun 2005, versi 4.1 pada tahun 2007 dan versi 5 dirilis baru baru ini.
            COBIT adalah kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. Cobit berorientasi proses, dimana secara praktis Cobit dijadikan suatu standar panduan untuk membantu mengelola suatu organisasi mencapai tujuannya dengan memanfaatkan IT.  COBIT digunakan secara umum oleh mereka yang memiliki tanggung jawab utama dalam alur proses organisasi, mereka yang organisasinya sangat bergantung pada kualitas, kehandalan dan penguasaan teknologi informasi.

Cobit memiliki 4 Cakupan Domain :

      1. Perencanaan dan Organisasi (Plan and Organise)
Domain ini mencakup strategi dan taktik yang menyangkut identifikasi tentang bagaimana TI dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan bisnis organisasi sehingga terbentuk sebuah organisasi yang baik dengan infrastruktur teknologi yang baik pula.

      2. Pengadaan dan Implementasi (Acquire and Implement)
Untuk mewujudkan strategi TI, solusi TI perlu diidentifikasi, dibangun atau diperoleh dan kemudian diimplementasikan dan diintegrasikan dalam proses bisnis.

      3. Pengantaran dan Dukungan (Deliver and Support)
Domain ini berhubungan dengan penyampaian layanan yang diinginkan, yang terdiri dari operasi pada security dan aspek kesinambungan bisnis sampai dengan pengadaan training.

      4. Pengawasan dan Evaluasi (Monitor and Evaluate)
Semua proses TI perlu dinilai secara teratur dan berkala bagaimana kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan kontrol.


            Keempat domain tersebut diatas kemudian dijabarkan menjadi 34 faktor resiko yang harus dievaluasi jika ingin diperoleh suatu kesimpulan mengenai seberapa besar kepedulian manajemen terhadap teknologi informasi, serta bagaimana teknologi informasi dapat memenuhi kebutuhan manajemen akan informasi.