• Join Us on Google Plus!

Minggu, 08 Juni 2014

TULISAN

Juni 08, 2014 // by Unknown // No comments

Manusia dan penderitaan

Penderitaan rakyat

Penderitaan Rakyat Betapa deritanya rakyat ini
Rakyat bagai lautan api Setapak kaki terhanyut sepi
Kala mentari bercerita sedih
Pemimpin setia akan janji
Janji yang dapat ditepati
Kini berdebu dimakan hari
Komunis, politis, korupsi
Janji hati saat bermimpi
Penerus pejuang apa seperti ini?
Tak peduli tangan derita batin
Mengemis, tertindas, dan mengais
Mana pemimpin bangsa ini?
Bertumpah darah untuk negri
Berdaulat, makmur, dan adil
Ciptaan: Risang R.A


Penderitaan Hidup
Jiwa menangis diiris sedih
Bermuram durja penuh penderitaan
Jiwa terseduh menangis merintih
Badan terkulai penuh penderitaan

Tak ada kawan menghapus gundah
Tak terdengar langkah orang bertandang
Sendirilah jiwa rasa tenggelam di air bah
Tidak terdengarlah orang menjelang ?
Bagai terdengar angin menderu-deru
Awal tebal bergulung-gulung
Halilintar gemuruh bagai peluru
Semesta alam bagai berkabung
Hanya terdengar angin menderu-deru
Di angkasa dinginnan lebar
Adakah orang mengulurkan tangan itu ?
Ya,  Allah membisikan supaya sabar
Jiwamu sendiri kawanmu senandung
Allah sendiri tempat berlindung
supaya percaya
senantiasa
Bahwa segala penderitaan diri
tak seberapa dengan penderitaan dunia ini
Bahwa segala penderitaan lambat laun
Akan hilang disapu waktu


Manusia dan kegelisahan

Kisah kasih disekola_krisye
Resah dan gelisah... Menunggu disini
Disudut sekolah...
Tempat yang kau janjikan
Ingin jumpa denganku
Walau mencuri waktu...
Berdusta pada guru

Malu aku malu pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya... Sedang apa disini ?
Menanti pacar jawabku

Sungguh aneh tapi nyata tak'kan terlupa...
Kisah kasih disekolah... Dengan si dia
Tiada masa paling indah... Masa-masa disekolah
Tiada kisah paling indah... Kisah-kasih disekolah



kegelisahan hati
ketika sapa tak lagi ada…
hanya tatap dan keterdiaman belaka..
jika hati mampu berteriak sekerasnya,,,ingin berkata,,,
kau tak tau apa yang tengah ku rasakan saat ini,,
kau tak pernah tau,,,,betapa hati ini gelisah…
menanti kehadiran mu,,meskipun hanya dengan sapa hai saja,,,
jiwa yang terluka,,kegelisahan yang mendera,,
karena dirimu perlahan tapi tanpa sengaja hadirkan luka dalam jiwa….
hatiku yang terluka….






0 komentar:

Posting Komentar